Headline

.

  • MOHON MAAF BLOG HUMAS ENDE SUDAH GANTI ALAMAT BLOG..SILAKAN KUNJUNGI BLOG HUMAS PROTOKOL YANG BARU DENGAN ALAMAT : (KLIK GAMBAR) https://humasprotokolende.blogspot.com

Selasa, 14 Maret 2017

PARA PENDAMPING PKH HARUS MENJADI CONTOH

Para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Nusa Tenggara Timur (NTT),  terutama yang ada di Kabupaten Ende, diminta untuk menjadi contoh pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH). Permintaan ini disampaikan oleh Bupati Ende Ir. Marselinus Y.W Petu, dalam sambutan yang di bacakan oleh Asisten II Setkab Ende, Drs. Siprianus Reda Lio, pada acara Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Program Keluarga Harapan Nusa Tenggara Timur di Hotel Asmi Kilometer 1 Ende Flores, Selasa (14/3). 

KETUA KONI PUSAT, SAMBANGI STADION MARILONGA

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Tono Suratman, Selasa (14/3) menyambangi Stadion Marilonga Ende. Kehadiran orang nomor satu pengurus olahraga di Indonesia ini di Kota Ende, selain untuk mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, dirinya juga ingin mengetahui fasilitas-fasilitas penunjang dalam pengembangan animo olahraga di Kabupaten Ende dan Pulau Flores. 

KEPERKASAAN SUAMI DIBALIK PEREMPUAN BESI

Menjadi istri seorang pemimpin butuh pekerjaan ektra atau yang disebut berkorban dalam melayani. Mengapa tidak, pelayanan atau melayani selama 24 jam sehari, bukan pekerjaan biasa, tetapi membuhkan sesuatu yang luarbisa untuk mencapi semua aspek pelayanan. Ibarat sebuah peribahasa yang sering kita disebut,  Keperkasaan suami dibalik perempuan besi, keberhasilan suami dalam menjalankan roda kepimpinan wilayah ditentuhkan oleh ketegaran hati ibarat besi dalam menjamu warga bersama suami melayani masyarakat di wilayah yang suami pimpin. 

PEMIMPIN BAIK DENGAN LIMA JARI TANGAN

Menjadi pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa memikul beban. Tanpa beban kita tidak bisa disebut pemimpin. Untuk itu, sebagai pemimpin kita harus bisa menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan dengan baik, sehingga tidak menjadi beban dengan Pola pemimpin Lima Jari Tangan. Hal ini disampaikan oleh Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.W Petu, ketika saat memberikan arahan pada acara serah terima SK jabatan kepala desa dan pelantikan TP.PKK desa, Desa Kedebodu dan Desa TiwuTewa, Sabtu (11/3).

MASYARAKAT KECIL RINDU KEHADIRAN PEMIMPIN

Banyak sekali suara, permintaan dan himbauan masyarakat, agar Bupati dan Wakil Bupati melantik para kepala desanya di wilayahnya masing-masing. Kondisi ini menjadi perhatian kami dalam hal ini saya dan wakil bupati. Hal ini terjadi karena adanya kehangatan dalam kebersamaan antara pemimpin dan yang dipimpin. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.W Petu dalam setiap kunjungan kerja ke desa, dalam rangka penyerahan SK Kepala Desa bagi 88 kepala desa se Kabupaten Ende. ungkapan yang sama juga disampaikan kembali oleh Bupati Ende, saat menyerahkan SK Kepala Desa Ndetundora III dan SK Kepala Desa Tomberabu I di Nuabosi, Desa Ndetundora III Kecamatan Ende, Sabtu (11/3).

SEMUA APARATUR HARUS BERADA DALAM SATU SISTEM

Untuk mewujudkan proses pelayanan kemasyarakatan yang maksimal, sangat diharapkan agar pola pikir dan pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), berada dalam satu komando satu garis perintah dan satu garis koordinasi yakni Sistem kepemimpinan birokrasi. Penegasan ini disampaikan Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.W Petu, saat memberikan arahan pada acara serah terima Jabatan Camat Ndori, serah terima jabatan Kepala Desa Maubasa  dan Pelantikan Penjabat Kepala Desa Kelisamba, di Maubasa, Kamis, (2/3).  

PKK DIHARAPKAN MAMPU MEMBUAT CINDERAMATA

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ende, Ny. Matilda G.I. Petu mengharapkan kepada ibu – ibu PKK Kecamatan maupun Desa untuk memberikan ketrampilan pada kelompok – kelompok kecil maupun menengah untuk bisa membuat cinderamata baik itu dari bambu, kelapa maupun tempurung.Hal ini dikatakannya, pada saat pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tenda dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Wolojita, Selasa (28/02/2017).