Perayaan misa syukur perak imamat Rm. Aloysius Ndate,Pr adalah bentuk ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur keluarga dan Rm. Aloysius Ndate, Pr atas segala penyertaan sang pencipta dalam tugas kegembalaannya. Perayaan ini hendaknya bisa mengetuk hati dan pikiran para kaum muda katholik untuk memaknai dan menjawab panggilan hidup khusus sebagai seorang gembala Tuhan.
Headline
.
- BERANDA
- PROFIL BAGIAN HUMAS
- TENTANG ENDE
- WEBSITE PENTING
-
SEKRETARIAT DAERAH
- Bagian Pemerintahan & Otonomi Daerah
- Bagian Kesejehteraan Rakyat
- Bagian Pemberdayaan Masyarakat & Trantib Umum serta Perlindungan Masyarakat
- Bagian Hukum
- Bagian Organisasi
- Bagian Keuangan dan Aset
- Bagian Kepegawaian
- Bagian Perekonomian dan Pembengunan
- Bagian Humas dan Protokol
- Bagian Administrasi Pembangunan
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
- Bagian Bagian Umum
- PEMERINTAHAN
- KLIPPING
- GALERY HUMAS
- INFORMASI PUBLIK ▼
Jumat, 26 Juni 2015
RAT BENTUK PERTANGGUNGJAWABAN KOPERASI
Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk pelaksanaan akuntabilitas koperasi sesuai konstitusi koperasi. Sebagi insan koperasi tentunya sudah menyadari bahwa penyelenggaraan RAT bukan merupakan hal yang sepele hanya untuk sekedar hadir. Tetapi RAT ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban koperasi.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Ende, Anna Anny Labina mengatakan ini saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kredit Obor Mas Cabang Ende di Aula Marinus Krol Paroki St. Yosep Onekore Jln. Wirajaya (Selasa,23/6/15).
MCK PLUS-PLUS NUATAUBARARIA MENELAN DANA 400 JUTA LEBIH
Pembangunan MCK Plus-plus Nuataubararia Kecamatan Detusoko menghabiskan dana sekitar 400 Juta Rupiah lebih. Dana ini bersumber dari bantuan/hibah pihak ke-tiga dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende.
Ketua KSM Nuataubararia Detusoko David Deku Bani, yang saat itu didampingi Lurah Detusoko Maximianus Saverius menyampaikan ini saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan Peresmian MCK-Plus-plus di Detusoko (Selasa, 23/6/15).
STBM JADI ISSUE NASIONAL
Sejak tahun 2008 Peraturan Menteri Kesehatan (Permemkes) 852 sudah memuat strategi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Rencana yang sama ditindaklanjuti dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2005-2019, Nawacita Jokowi-JK, yang mengharuskan Tahun 2019 ada universal akses untuk STBM. STBM ini telah menjadi issue nasional yang pelaksanaannya harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Perwakilan PLAN NTT, Yahya menyampaikan ini pada saat kegiatan Deklarasi STBM, di Desa Dile, Kecamatan Detusoko (Selasa 23/6/15).
Kamis, 25 Juni 2015
STBM DILE, RANGSANG PERCEPATAN GERAKAN STBM DESA/KELURAHAN LAIN
Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang bertempat di Desa Dile Kecamatan Detusoko merupakan upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. Pelaksanaan deklarasi STBM di Desa Dile ini merangsang percepatan gerakan STBM di seluruh desa dan kelurahan lainnya dalam wilayah Kabupaten Ende.
14 DESA DI KECAMATAN DETUSOKO CAPAI STATUS STBM
Sebanyak 14 Desa di wilayah Kecamatan Detusoko telah mencapai status Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Perilaku STBM ini meliputi 5 pilar seperti tidak melakukan praktek Buang Air Besar Sembarangan, mencuci tangan pada waktu –waktu penting misalnya setelah Buang Air Besar (BAB) dan sebelum makan, minum air yang telah dimasak dan menutup makanan sebelum makan.
Langganan:
Postingan (Atom)






