Untuk mewujudkan nilai pertumbuhan ekonomi yang baik yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat, maka hal yang dilakukan adalah membuka diri untuk menerima investasi. Pemintaan ini di sampaikan Gubernur NTT, Drs. Frans Leburaya saat memberikan arahan pada kegiatan Rapat Teknis dan Fasilitasi Kegiatan Lintas Sektor Bidang Investasi Tingkat Propinsi NTT di Aula Hotel Flores Mandiri, Jumad (2/6).
Headline
.
- BERANDA
- PROFIL BAGIAN HUMAS
- TENTANG ENDE
- WEBSITE PENTING
-
SEKRETARIAT DAERAH
- Bagian Pemerintahan & Otonomi Daerah
- Bagian Kesejehteraan Rakyat
- Bagian Pemberdayaan Masyarakat & Trantib Umum serta Perlindungan Masyarakat
- Bagian Hukum
- Bagian Organisasi
- Bagian Keuangan dan Aset
- Bagian Kepegawaian
- Bagian Perekonomian dan Pembengunan
- Bagian Humas dan Protokol
- Bagian Administrasi Pembangunan
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
- Bagian Bagian Umum
- PEMERINTAHAN
- KLIPPING
- GALERY HUMAS
- INFORMASI PUBLIK ▼
Rabu, 07 Juni 2017
27 PELAJAR IKUT LOMBA LALU LINTAS SAAT BULAN SOEKARNO
Sebanyak 27 orang pelajar dari berbagai tingkatan sekolah di Kota Ende mengikuti lomba cerdas cermat lalu lintas dalam rangka menyambut Bulan Soekarno, Senin (5/6/2017) di Aula Hotel Iklas Ende.Para pelajar itu masing-masing berasal dari SDK Ende 3 dan SD GMIT Ende 4 serta SDN 1 Ende. Untuk tingkat SMP masing-masing dari SMPK St Ursula dan SMPK Frateran Ndao serta SMPN 1 Ende. Sedangkan untuk tingkat SMA diikuti oleh peserta dari SMAN 1 Ende dan SMAK Syuradikara dan SMA Frateran Ndao.
Selasa, 06 Juni 2017
PEMILIK HOTEL DI ENDE HARUS BERBENAH
Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu meminta kepada para pemilik dan manajemen hotel di Kabupaten Ende secara khusus dan NTT pada umumnya untuk berbenah dalam memberikan pelayanan kepada para tamu sehingga dengan demikian tamu hotel merasa betah dan yang paling utama adalah tamu hotel terjamin keamanan dan keselamatan selama berada di hotel. Hal ini disampaikan Kepala Dinas
NILAI – NILAI LUHUR PANCASILA PERSATUKAN BANGSA INDONESIA
Nilai – nilai luhur pancasila telah mempersatukan bangsa Indonesia dengan berbagai keberagamannya baik adat, budaya maupun agama, sehingga sampai saat ini Negara Indonesia tetap kokoh berdiri dan terhindar dari berbagai ancaman dan rongrongan dari pihak yang ingin menghancurkan dan memecah belah persatuan yang telah terbina selama ini. Hal ini dikatakan Danrem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen Teguh Muji Angkasa, S.E,MM dalam sambutannya pada saat malam renungan suci memperingati Hari Lahir Pancasila, Rabu (31/5/2017) di Taman Renungan Bung Karno, Kota Ende.
PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA DI ENDE BERLANGSUNG MERIAH
Pelaksanaan Hari lahirnya (HARLAH) Pancasila pada 1 Juni 2017 berlangsung meriah, kemeriahan itu ditandai dengan parade kapal hias di Pelabuhan Bung Karno. Selain itu kemeriahan juga terlihat dengan hadirnya Kapal Perang KRI Multatuli 561 dari Pulau Ende yang membawa lambang garuda Pancasila dan bendera merah putih dalam program Parade Kebangsaan, menambah semaraknya hari lahirnya Pancasila di Ende. Saat tiba di Pelabuhan Bung Karno lambang
MEWUJUDKAN NTT SEBAGAI PROVINSI TERNAK
Sebagai propinsi yang memiliki banyak lahan padang sabana diharapkan Nusa Tenggara Timur harus menjadi propinsi ternak dengan mengedepankan kemitraan, pemberdayaan berbasis sumber daya dan kearifan lokal serta pembaharuan managemen usaha tani ternak. Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.W Petu pada saat membuka kegiatan kontes ternak sapi Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah Flores Tahun 2017 yang dilaksanakan di Desa Embundoa, Kecamatan Ende Utara, Senin (29/05/2017).
40 EKOR SAPI IKUT KONTEKS SAPI SEDARATAN FLORES
40 ekor sapi dari Kabupaten sedaratan Flores mengikuti lomba atau kontes ternak yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur. Sapi peserta kontes berasal dari Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 3 ekor, Kabupaten Manggarai 3 ekor, Kabupaten Manggarai Timur 3 ekor, Kabupaten Ngada 3 ekor, Kabupaten Nagekeo 9 ekor, Kabupaten Ende 15 ekor. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Ir. Marianus
Langganan:
Postingan (Atom)






