Gerakan Nasional Revolusi Mental yang kembali digagas oleh Presiden Joko Widodo dengan menawarkan visi transformatif sebagai sebuah Gerakan Nasional Revolusi Mental untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian berlandaskan gotong royong, tentunya akan menjadi sebuah gerakan yang akan menjadi kekuatan besar bagi bangsa ini dalam upaya tetap menjaga jati diri bangsa dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Headline
.
- BERANDA
- PROFIL BAGIAN HUMAS
- TENTANG ENDE
- WEBSITE PENTING
-
SEKRETARIAT DAERAH
- Bagian Pemerintahan & Otonomi Daerah
- Bagian Kesejehteraan Rakyat
- Bagian Pemberdayaan Masyarakat & Trantib Umum serta Perlindungan Masyarakat
- Bagian Hukum
- Bagian Organisasi
- Bagian Keuangan dan Aset
- Bagian Kepegawaian
- Bagian Perekonomian dan Pembengunan
- Bagian Humas dan Protokol
- Bagian Administrasi Pembangunan
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
- Bagian Bagian Umum
- PEMERINTAHAN
- KLIPPING
- GALERY HUMAS
- INFORMASI PUBLIK ▼
Senin, 10 Juli 2017
NILAI-NILAI LUHUR BANGSA INDONESIA MULAI LUNTUR
“ Harus kita akui bersama bahwa secara perlahan-lahan nilai-nilai luhur bangsa kita sudah mulai luntur. Kita sudah kehilangan integritas kita sebagai bangsa beradab dengan membiarkan praktik-praktik dalam berbangsa dan bernegara dilakukan dengan cara-cara tidak jujur, tidak memegang etika dan moral, tidak bertanggung jawab. Kita juga kehilangan ethos kerja keras, daya juang, daya saing, semangat mandiri, kreativitas dan semangat inovatif. Disamping itu juga
BUPATI MARSEL,”HPS HARUS JADI MOMEN BANGUN RESOLUSI”
Peringatan Hari Pangan Sedunia yang telah menjadi salah satu agenda rutin dan dilaksanakan setiap tahun ini hendaknya tidak kita lihat sebagai suatu kegiatan rutinitas bersifat seremonial belaka. Tetapi peringatan HPS ini harus dimaknai sebagi suatu momentum untuk membangun resolusi bersama guna menemukan dan menyepakati cara-cara tepat dalam membangun ketahanan pangan sampai pada tingkatan swasembada pangan bahkan bila perlu
DISTAN ENDE GELAR BERBAGAI KEGIATAN SAMBUT HPS
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende menggelar berbagai kegiatan menyambut Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 37 Tingkat Kabupaten Ende Tahun 2017. Adapun jenis kegiatannya, ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Uran Muhidin adalah pada puncak peringatan HPS, Kamis (6/7/2017) di Lapangan Futsal Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan. Selain itu, pelaksanaan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman berbasis pangan lokal non beras yang diikuti oleh Tim Penggerak PKK se Kabupaten Ende yang berlangsung pada tanggal 20 April 2017.
LOMBA PANJAT PINANG MERIAHKAN PERINGATAN HPS DI ENDE
Puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke-37 dimeriahkan dengan lomba panjat pinang yang diikuti masyarakat dengan memperebutkan uang senilai Rp 1 juta dan hadiah – hadiah lain yang telah disiapkan panitia.
Selain itu, peringatan HPS juga diisi dengan kegiatan berupa Pengukuhan Kepengurusan Dewan Ketahanan Pangan dan Kelompok Kerja Dewan Ketahanan Pangan Tingkat
ENDE JADI BASIS INDUSTRI
Berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Ende baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusia semestinya bisa menjadikan Kabupaten Ende sebagai basis industri. Tinggal bagaimana adanya kemauan keras dari masyarakat untuk mengoptimalkan potensi yang ada.
Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu mengatakan ini dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Sekda Bidang
Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu mengatakan ini dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Sekda Bidang
Rabu, 05 Juli 2017
RIBUAN UMAT MUSLIM ENDE RAYAKAN IDUL FITRI
Ribuan Umat Muslim Ende melaksanakan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Minggu (25/06/2017) di Lapangan Pancasila, Ende. Kalimat takbir dan tahmid berkumandang sebagai tanda datangnya kemenangan. Bertindak selaku imam, Pua Muhammad,SE sedangkan Khatib Husnan Sulaiman,S.Ag,M.Ag (Dosen Institut Agama Islam AshShadiyyah Garut Jawa Barat).
Langganan:
Postingan (Atom)






