Headline

.

  • MOHON MAAF BLOG HUMAS ENDE SUDAH GANTI ALAMAT BLOG..SILAKAN KUNJUNGI BLOG HUMAS PROTOKOL YANG BARU DENGAN ALAMAT : (KLIK GAMBAR) https://humasprotokolende.blogspot.com

Rabu, 15 Juli 2015

BENDAHARA DESA DI TUNTUT MAMPU KELOLA ANGGARAN DESA

Bendaharawan Desa dituntut harus mempunyai kemampuan atau kompentesi untuk mengelola anggaran desa dan juga dalam hal penyusunan APBD desa, administrasi desa dan bagaimana cara penulisan laporan keuangan yang benar dengan penuh tanggung jawab. 

PROFESIOANALITAS JADI SEBUAH TUNTUTAN

“Kita butuh belajar menjadi orang-orang yang profesional. Suka tidak suka, mau tidak mau, profesionalitas sekarang menjadi sebuah tuntutan jaman” Ujar Uskup Agung Ende, Mgr. Vinsensius Potokota menyampaikan ini pada acara wisuda 158 Sarjana Agama  pada Sekolah Tingi Pastoral  (STIPAR) Atmareksa Ende, di aula STIPAR Jln. Gatot Soebroto ( Jumat, 10/7/15).

SARJANA LAMBANG SIMBOL PROFESIONALITAS

Gelar sarjana yang diraih para wisudawan bukan sekedar embel tambahan pelengkap  melainkan simbol profesionalitas  sebagai pengajar agama Katolik. Profesionalitas ini berhubungan dengan profesi atau pekerjaan yang menuntut kepandaian, kepiawaian dan ketrampilan khusus dalam melaksanakannya.

ENDE BUTUH DUKUNGAN DUNIA KAMPUS

Perjalanan karya pembangunan daerah Kabupaten Ende selama tahun 2014 hingga 2019 dalam kepemimpinan Bupati  Marselinus Y. W. Petu bersama Wakil Bupati Djafar Achmad dengan visi mewujudkan masyarakat Kabupaten Ende yang mandiri, sejahtera dan berkeadilan membutuhkan dukungan dunia kampus. Dukungan dunia kampus dapat diwujudkan melalui peran proporsional setiap perguruan tinggi selaras dengan darma perguruan tinggi.

Sabtu, 11 Juli 2015

IKATAN KELUARGA TIONGHOA BANTU 113 KARUNG BERAS

Menjelang hari Raya Idul Fitri Ikatan Keluarga Tionghoa Kabupaten Ende, menyerahkan bantuan beras yang diperuntukan bagi keluarga-keluarga muslim kurang mampu. Bantuan beras tersebut langsung diserahkan kepada pengurus masjid untuk kemudian disalurkan kepada keluarga-keluarga yang benar-benar kurang mampu. Untuk Idulfitri kali ini bantuan yang sudah terkumpul sebanyak 113 karung beras.

JAMDA JADI TOLAK UKUR PENDIDIKAN

Jambore Daerah (JAMDA) bagi pramuka panggalang merupakan kegiatan uji coba hasil para pembina melatih peserta didiknya di gugus depan sehingga jambore tersebut dapat dijadikan tolak ukur/evaluasi pendidikan kepramukaan sampai seberapa jauh keberhasilan pembinaan digugus depan.

JAMDA 2015, TUMBUHKAN NASIONALISME

Jambore Daerah (JAMDA) ke-VIII tahun 2015 merupakan wadah bagi para pramuka penggalang dalam meningkatkan pemahaman, pendidikan dan gerakan kepramukaan. Pelaksanaan JAMDA tahun 2015 ini diharapkan mampu dan semakin   dan nasionalisme dalam diri pramuka penggalang. 

Demikian, Drs. Benny Alexander Litelnoni Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur dalam sambutannya pada acara Pembukaan Jambore Daerah ke-VIII Tahun 2015 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, bertempat di Desa Malanuza Kecamatan Golewa-Mataloko Kabupaten Ngada (Selasa/07/07/2015).