Kelimutu sebagai ikon pariwisata Ende dan Flores sudah tak diragukan lagi. Daya tariknya yang unik, berkarakter bagaikan magnit, menghipnotis dan menarik keinginan semua orang untuk datang menyaksikannya. Ini adalah anugerah dan kebesaran Ilahi bagi masyarakat Kabupaten Ende. Guna memperkuat pesona kelimutu maka harus dilakukan berbagai aktivitas alternatif. Salah satunya dengan melakukan kegiatan Trecking.
Headline
.
- BERANDA
- PROFIL BAGIAN HUMAS
- TENTANG ENDE
- WEBSITE PENTING
-
SEKRETARIAT DAERAH
- Bagian Pemerintahan & Otonomi Daerah
- Bagian Kesejehteraan Rakyat
- Bagian Pemberdayaan Masyarakat & Trantib Umum serta Perlindungan Masyarakat
- Bagian Hukum
- Bagian Organisasi
- Bagian Keuangan dan Aset
- Bagian Kepegawaian
- Bagian Perekonomian dan Pembengunan
- Bagian Humas dan Protokol
- Bagian Administrasi Pembangunan
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
- Bagian Bagian Umum
- PEMERINTAHAN
- KLIPPING
- GALERY HUMAS
- INFORMASI PUBLIK ▼
Rabu, 24 Agustus 2016
BUDAYA TRADISIONAL MULAI TERGERUS
Harus diakui bersama bahwa kebudayaan tradisional seperti tarian naro ini mulai tergerus keberadaannya. Perkembangan jaman dan globalisasi yang semakin mempermudah masuknya budaya asing perlahan-lahan menggeser arti penting tarian tradisional di mata masyarakat khususnya generasi muda. Fasilitas seperti internet, televisi dan majalah yang banyak menampilkan kebudayaan asing membuat
PARADE BUSANA NUSANTARA BERI RUANG MENCINTAI BUSANA TRADISIONAL
Parade Busana Nusantara yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ende dengan berbagai aneka dalam warna,beragam corak, beraneka karakter) merupakan sebuah momentum untuk berapresiasi dan memberikan ruang dan waktu yang sepantasnya terhadap keberadaan busana tradisional Nusantara sebagai salah satu kekayaan tradisi dan warisan tak ternilai. Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM mengatakan ini saat melepas peserta parade busana nusantara Kabupaten Ende di Halaman Kantor Bupati Ende, Jln. Eltari (Jumat, 12/8).
ENDE MILIKI KEUNGGULAN SUMBER DAYA WISATA
Kabupaten Ende sebagai sebuah destinasi, memiliki keunggulan komparatif sumber daya wisata. Ada daya tarik wisata alam yang unggul (Gunung, Lembah, Danau, Sungai, Laut dan Pantai), daya tarik wisata budaya (perkampungan adat, ritual dan adikriya : tenun, ukir, pahat dan anyaman), daya tarik wisata buatan (berbagai peninggalan sejarah dan karya manusia) yang tersebar secara merata dengan karakteristik beragam. Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu mengatakan ini di hadapan peserta Pagelaran Budaya dan Kelimutu Expo di lapangan KONI Jln. Hatta Ende (Rabu/10/8).
Selasa, 09 Agustus 2016
IBI TURUNKAN AKI DAN AKB
Ikatan Bidan Indonesia sebagai satu-satunya wadah bagi Bidan yang mempunyai posisi penting dan strategis dalam penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui pelayanan Kesehatan. Pelayanan kesehatan ini dilakukan secara berkesinambungan dan Paripurna pada setiap tatanan Pelayanan kesehatan mulai dari fasilitas pelayanan Primer, Sekunder
DERAJAT KESEHATAN TENTUKAN IPM
Derajat Kesehatan merupakan salah satu unsur penting dalam upaya peningkatan indeks Pembangunan Manusia bangsa Indonesia dan derajat kesehatan justru lebih didominan adalah kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat yaitu salah satunya dengan melakukan aktifitas fisik setiap hari dengan berjalan kaki selama 30 menit .
ENDE URUTAN KE-DUA RESIKO BENCANA
Berdasarkan data indeks resiko bencana Indonesia (IRBI ) BNPB tahun 2013, Kabupate Ende berada pada urutan kedua dari seluruh Kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur dengan kelas resiko tinggi pada skor indeks sebesar 186. Bupati Ende, Marselinus Y. W. Petu mengatakan ini, saat mebuka kegiatan Workshop Pengintegrasian Rencana Mitigasi Bencana pada Institusi Pemerintah Daerah Kabupaten Ende di aula Peertemuan Lantai 2 Kantor Bupati, Jln. Eltari (Jumat,5/8).
Langganan:
Postingan (Atom)





