Headline
.
- BERANDA
- PROFIL BAGIAN HUMAS
- TENTANG ENDE
- WEBSITE PENTING
-
SEKRETARIAT DAERAH
- Bagian Pemerintahan & Otonomi Daerah
- Bagian Kesejehteraan Rakyat
- Bagian Pemberdayaan Masyarakat & Trantib Umum serta Perlindungan Masyarakat
- Bagian Hukum
- Bagian Organisasi
- Bagian Keuangan dan Aset
- Bagian Kepegawaian
- Bagian Perekonomian dan Pembengunan
- Bagian Humas dan Protokol
- Bagian Administrasi Pembangunan
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
- Bagian Bagian Umum
- PEMERINTAHAN
- KLIPPING
- GALERY HUMAS
- INFORMASI PUBLIK ▼
Rabu, 24 Agustus 2016
BUPATI MARSEL, AJAK MASYARAKAT BERSATU DAN KERJA NYATA
Bupati Ende, Marselinus Y. W. Petu mengajak semua komponen masyarakat di wilayah kabupaten Ende untuk mengisi pembangunan dengan bersatu dan kerja nyata. Ajakan bupati Marsel Petu kepada masyarakat Ende ini disampaikan saat bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di lapangan Pancasila jln. Soekarnno Rabu (17/8).
KEARIFAN LOKAL HARUS TETAP TERPELIHARA
“Kebersamaan kita hari ini adalah kebersamaan yang hakiki. Kebersamaan yang bersumber dari kearifan lokal yang sama, didorong oleh kesadaran dan semangat yang sama, melakukan secara bersama, dalam mencapai tujuan yang satu dan sama. Kita bersama karena punya kewajiban dan tanggung jawab yang sama; yakni Kelimutu harus semakin dikenal dan
TREKKING PERKUAT PESONA KELIMUTU
Kelimutu sebagai ikon pariwisata Ende dan Flores sudah tak diragukan lagi. Daya tariknya yang unik, berkarakter bagaikan magnit, menghipnotis dan menarik keinginan semua orang untuk datang menyaksikannya. Ini adalah anugerah dan kebesaran Ilahi bagi masyarakat Kabupaten Ende. Guna memperkuat pesona kelimutu maka harus dilakukan berbagai aktivitas alternatif. Salah satunya dengan melakukan kegiatan Trecking.
BUDAYA TRADISIONAL MULAI TERGERUS
Harus diakui bersama bahwa kebudayaan tradisional seperti tarian naro ini mulai tergerus keberadaannya. Perkembangan jaman dan globalisasi yang semakin mempermudah masuknya budaya asing perlahan-lahan menggeser arti penting tarian tradisional di mata masyarakat khususnya generasi muda. Fasilitas seperti internet, televisi dan majalah yang banyak menampilkan kebudayaan asing membuat
PARADE BUSANA NUSANTARA BERI RUANG MENCINTAI BUSANA TRADISIONAL
Parade Busana Nusantara yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ende dengan berbagai aneka dalam warna,beragam corak, beraneka karakter) merupakan sebuah momentum untuk berapresiasi dan memberikan ruang dan waktu yang sepantasnya terhadap keberadaan busana tradisional Nusantara sebagai salah satu kekayaan tradisi dan warisan tak ternilai. Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM mengatakan ini saat melepas peserta parade busana nusantara Kabupaten Ende di Halaman Kantor Bupati Ende, Jln. Eltari (Jumat, 12/8).
ENDE MILIKI KEUNGGULAN SUMBER DAYA WISATA
Kabupaten Ende sebagai sebuah destinasi, memiliki keunggulan komparatif sumber daya wisata. Ada daya tarik wisata alam yang unggul (Gunung, Lembah, Danau, Sungai, Laut dan Pantai), daya tarik wisata budaya (perkampungan adat, ritual dan adikriya : tenun, ukir, pahat dan anyaman), daya tarik wisata buatan (berbagai peninggalan sejarah dan karya manusia) yang tersebar secara merata dengan karakteristik beragam. Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu mengatakan ini di hadapan peserta Pagelaran Budaya dan Kelimutu Expo di lapangan KONI Jln. Hatta Ende (Rabu/10/8).
Langganan:
Postingan (Atom)





